Pengumuman

Tolong follow dan click iklan buat saya jika anda merasa terbantu dengan artikel ini, terimakasih atas kebaikan anda. any comment? send to taringdoberman@yahoo.com
Showing posts with label virus. Show all posts
Showing posts with label virus. Show all posts

Wednesday, March 2, 2016

Mengenal Virus

Virus
Bagi dunia kedokteran, virus ini adalah salah satu momok yang cukup membuat repot.  perantara antara yang hidup dan yang mati, tidak terpengaruh oleh antibiotik yang merupakan senjata utama para ahli kesehatan.
Virus terbagi dua DNA dan RNA, seperti yang terlihat pada gambar di samping.
perlawanan terhadap virus hanya dengan proses tanggap kebal Tubuh jika virus terlanjur masuk kedalam Tubuh. tidak ada obat yang dapat langsung bekerja pada virus.
Didalam kedokteran, virus dihadapi dengan mempersiapkan tanggap kebal tersebut.  intinya Tubuh akan mendapatkan memori cell jika Dosis virus sudah terpenuhi untuk memicu sistem tanggap kebal Tubuh. intinya virus ini harus benar benar masuk kedalam Tubuh baru akan terjadi proses tanggap kebal. walaupun masuknya virus dalam keadaan lemah atau pecahan atau bagian bagian dari virus.
idealnya setelah 2 minggu pasca vaksinasi akan diambil serum dan di test titernya, kemudian dua minggu lagi di test titernya (serum ganda) untuk mengukur titer AB nya.  jika dibutuhkan, akan dilakukan revaksinasi tentunya dengan sarat, mahluk yang di vaksinasi dalam keadaan sehat.
Standar Prosedur Untuk Melawan Penyakit Yang Disebabkan oleh Virus
untuk memunculkan gejala penyakit, virus harus mencapai konsentrasi atau jumlah tertentu didalam tubuh.  untuk mencapai ini, mahluk ini akan mereplikasi, atau memperbanyak diri, bukan dengan bereproduksi namun mencari tempat(sel) untuk mengambil bahan bahan yang akan dipergunakan untuk memperbanyak diri sampai sel tersebut mati dan virus keluar dan melakukan hal sama lagi dan lagi.
secara imun tanggap kebal virus sudah bahas diatas.  jika terapi dengan obat, maka pengobatan ini akan diarahkan kepada menghambat virus keluar dari cell yang terinfeksi atau menghambat virus melekat pada cell.  Pengobatan tambahan bertujuan menghambat serangan sahabat virus yaitu bakteri dengan antibiotik.  
jadi itulah alasan kenapa kalau kena flu dianjurkan istirahat dan kadang diberikan antibiotik. agar virus yang masuk akan di eliminasi dengan sistem imunologi Tubuh yang akan lebih aktive jika kita beristirahat.

Tuesday, April 28, 2009

Swine Flu sudah siap kah kita?

Pengumuman mengenai keberadaan swine flu atau swine influenza atau fluy babi di mexico dan amerika memang mengemparkan..., sekali lagi penyakit zoonosis menyeruak. menurut literatur flu babi disebabkan oleh virus dari keluarga Orthomyxoviridae yang endemik pada babi. pada babi nama ini lebih dikenal dengan swine influenza virus (SIV) yang dapat di klasifikasikan virus influenza tipe A (sering) dan C (Jarang). tipe ini juga endemik pada manusia. sekali virus ini bermutasi dan menginfeksi manusia, maka infeksi antara manusia pun tidak dapat di elakkan lagi. sub tipe virus inluenza babi ini adalah H1N1, H1N2, H3N1, H3N2 dan H2N3.
Menurut CDC (Centers and Diseases Control and Prevention), gejala yang terlihat ketika kita terpapar oleh patogen ini adalahsecara garis besar sama dengan gejala flue biasa (influenza like illness) out breake flu babi pada babi ini pernah terjadi pada 2007 di philipine tepatnya di Nueva Ecija dan Central Luzon sebelum sekarang, flu babi juga pernah outbreak pada 1976 di amerika. sampai tanggal 27 april 2009, data dari CDC mengenai kasus flubabi pada manusia yang sudah mendapatkan konformasi positif dari laboratorium yang di tunjuk adalah 40 kasus dengan rincian 7 kasus di california, 2 kasus di kansas, 28 kasus di newyork, satu kasus di ohio dan 2 kasus di texas. pengobatan yang dianjurkan adalah pengobatan dengan menggunakan antiviral drugs seperti oseltamivir dan zanamivir.
Lain halnya dengan Vallat, tepatnya Bernard Vallat, OIE, mengutip wawancara dengan AFP, flu babi ini tidak ditemukan agennya dapat berpindah dari babi langsung kemanusia. belum ada penelitian yang nyata mengenai hal ini. selain itu Vallat juga berpendapat bahwa sampai saat ini (28/4/2009) belum terbukti bahwa virus yang menyebabkan kematian pada manusia itu dapat di isolasi pada hewan. dan juga mengusulkan untuk tidak menggunakan flu babi, tetapi menggunakan nama tempat dimana flu tersebut mulai muncul seperti "influenza amerika utara" misalnya. dan tidak setuju akan penindakan orang-orang yang hidup dari perbabian dan pelarangan pengimporan babi.
Kembali ketanah air kita, Indonesia. kemungkinan virus terebut sudah ada di indonesia sebaiknya segera diperjelas dengan survei monitoring analisis yang kemudian berujung kepada penyusunan langkah-langkah strategis dan mampu diterapkan dilapangan dengan menggunakan ellemen-elemen yang ada. semuanya berujung dengan lahirnya undang-undang untuk penetapan situasi pencegahan penyakit zoonis. Sebenarnya yang paling mungkin menjadi ujung tombak untuk semua ini selain kalangan profesional adalah kalangan legislatif yang mempunyai latar belakang pendidikan kesehatan hewan dan manusia. kembali ke konsep one health yang saling melengkapi tersebut. tidak di pungkiri, untuk merubah sistim ya kita harus mampu masuk kedalam sistem. semoga indonesia makmur gemah ripah loh jinawi. amin. mohon maaf jika ada yang tidak berkenan.