Pengumuman

Tolong follow dan click iklan buat saya jika anda merasa terbantu dengan artikel ini, terimakasih atas kebaikan anda. any comment? send to taringdoberman@yahoo.com
Showing posts with label vaksin. Show all posts
Showing posts with label vaksin. Show all posts

Wednesday, March 14, 2012

Standard Vaccination For Dogs and Cats


Have a pet dog and cat are very exciting. These pets can be a friend who is not boring because they're not too concerned with how your physical shape, even when you are in the most difficult circumstances they will remain happy even near you.to ensure your dog healthy from dangerous diseases. Your dog should get adequate care, exercise, good diet is also periodic checks to practice veterinarian, you should also pay attention to your dog's vaccines. The following will be explained at least a vaccine can be given to dogs and cats, especially in Indonesia.
DOG VACCINATION SCHEDULE
Age 6 weeks
Parvovirus Vaccination

Age 8 weeks
Vaccination mixture Distamper Virus, Canine Adenovirus, Hepatitis, Parainfluenza, Parvovirus, and Leptospira
The age of 24 weeksRabies Vaccination
Specifically for dogs over 3 months of age who is adopted and has no official vaccination status should be given the vaccine from the vaccine mixture Distamper Virus, Canine Adenovirus, Hepatitis, Parainfluenza, parvovirus, and Leptospira. hose can be given a month later Rabies Vaccination
Then repeated vaccination is recommended annually to maintain the content of antibody and protective immunity remain in status
CAT VACCINATION SCHEDULE

Age 8-10 weeks
Feline vaccinations Panleucopenia, Rhinotracheitis, calici if you want to complete can be added with Chlamydia vaccine
Age of 12-14 weeks
Deuteronomy vaccination / booster vaccine Feline Panleucopenia, Rhinotracheitis, Chlamydia calici added if complete protection is needed
The age of 20 weeks
Rabies VaccinationSpecifically for cats over 6 months of age who vakssinasinya status is unclear which should be given full vaccination Feline vaccine Panleucopenia, Rhinotracheitis, Chlamydia plus calici.
then the interval of one month of rabies vaccination.
Further repeated once a year
To ensure the success of vaccination, there are two things to watch, the first is the health status of dogs and cats and the second is the storage of vaccines at the proper temperature is always at a temperature of two to eight degrees Celsius. for dogs and cats in the vaccination, make sure they are in good health, because if they are in pain, it can harden a vaccine reaction. The second is a sure way to bring the dog and cat vaccines to the place you are. vaccine should be in the cold when it will Used. vaksin must be brought in the cooler box to ensure the quality of the vaccine to produce antibody titers capable of defending the body from diseases of dogs and cats that Vaccinatiuon due.



Indonesian Version

Standar Vaksinasi Anjing dan Kucing
Mempunyai hewan peliharaan berupa anjing dan kucing memang sangat mengasikkan.  hewan kesayangan ini dapat menjadi kawan yang tidak membosankan sebab mereka tidak terlalu memperdulikan bagaimana bentuk  fisikal anda, bahkan ketika anda dalam keadaan paling susah pun mereka akan tetap senang dekat anda. 
untuk itu pastikan penghibur hati anda ini sehat dari penyakit-penyakit yang berbahaya.  selain perawatan, olah raga, makanan yang bagus juga pemeriksaan berkala kepada dokter hewan praktek, anda juga harus memperhatikan vaksin anjing anda  berikut akan diterangkan minimal vaksin yang dapat diberikan kepada anjing dan kucing anda

JADWAL VAKSINASI ANJING
Umur 6 minggu 
Vaksinasi Parvovirus

Umur 8 minggu
Vaksinasi  campuran Distamper Virus, Canine Adenovirus, Hepatitis, Parainfluenza, Parvovirus dan Leptospira

Umur 24 minggu
Vaksinasi Rabies

Khusus Untuk Anjing umur lebih dari 3 bulan yang diadopsi dan tidak punya status vaksinasi secara resmi sebaiknya diberikan vaksin campuran dari vaksin Distamper Virus, Canine Adenovirus, Hepatitis, Parainfluenza, parvovirus dan Leptospira. kemudian selang sebulan dapat diberikan Vaksinasi Rabies

Kemudian vaksinasi dianjurkan diulang setiap tahunnya untuk menjaga kandungan antibodi dan kekebalan tetap  dalam status protektif
JADWAL VAKSINASI KUCING
Umur 8-10 minggu
Vaksinasi  Feline Panleucopenia, Rhinotracheitis,Calici kalau mau lengkap dapat di tambah dengan vaksin Chlamydia

Umur 12-14 minggu
Vaksinasi Ulangan/buster vaksin Feline Panleucopenia, Rhinotracheitis,Calici tambah Chlamydia jika mauperlindungan lengkap

Umur 20 minggu
Vaksinasi Rabies

Khusus Untuk kucing umur lebih dari 6 bulan yang status vakssinasinya belum jelas sebaiknya diberikan vaksinasi lengkap yaitu vaksin Feline Panleucopenia, Rhinotracheitis,Calici plus  Chlamydia. kemudian selang satu bulan diberikan vaksinasi Rabies.
Selanjutnya diulangi satutahun sekali

untuk menjamin kesuksesan vaksinasi, ada dua hal yang harus diperhatikan, pertama adalah status anjing dan yang kedua adalah bahan vaksinasi yang disimpan disuhu yang tepat.  untuk anjing dan kucing yang di vaksinasi, pastikan mereka dalam setatus sehat, sebab jika mereka sakit, maka dapat memperkeras reaksi vaksin.  kedua adalah pastikan dalama pembawaan vaksin, vaksin dalam keadaan dingin ketika akan dipakai bukan dibawatanpa ada kotak pendingin.  sebab dalam penyimpanan vaksin diperlukan suhu antara 2 sampai 8 derajat celsius untuk penyimpanan untuk menjamin kualitas vaksin agar menghasilkan titer anti bodi yang mampu mempertahankan tubuh anjing dan kucing dari penyakit yang divaksinkan diatas.

Tuesday, September 6, 2011

Lagu Lama Cerita Boleh Baru

Ancaman wabah flu burung membuat kebutuhan akan vaksin begitu penting sebab virus tidak dapat di dilawan dengan obat secara langsung. Industri peternakan yang berada di Indonesia lumayan besar, kurang lebih mencakup 600 juta ayam pedaging, petelur, dan pembibitan. Dalam industri ini diperkirakan nilai perputaran uang untuk vaksin saja kurang lebih Rp 800 miliar pertahun. Nilai yang besar ini tentunya mengundang untuk datangnya kepentingan yang ingin mencicipi sebagian dari perputaran uang tersebut baik secara terselubung maupun kasatmata.
dalam perjalanannya, pengadaan hal-hal yang berhubungan dengan flu burung ini penuh dengan likaliku yang kadang memilukan hati terutama bagi pemerhati yang mengerti.
tapi beberapa hal yang patut dibanggakan adalah keberhasilan beberapa lembaga pendidikan tinggi veteriner menemukan hal-hal baru mengenai fluburung ini.
Beberapa kalangan ahli sering berkata, kita dapat hidup berdapingan dengan flu burung ini. beberapa juga kalangan ahli yang bersikeras untuk berusaha memikirkan jalan untuk menuntaskan masalah ini hingga ke akar-akarnya. hal yang paling mudah untuk dipergunakan dalam menuntaskan masalah ini selain faktor lingkungan dan predisposisi adalah menahan kemampuan patogen ini untuk berjangkit kembali, yang akhirnya berujung dengan pengunaan Vaksin. untuk pengunaan vaksin berujung kepada agen apa yang yang layak digunakan sebagai bahan pembuat vaksin tersebut. tentunya agen ini harus betul-betul memenuhi syarat-syarat tertentu. dan untuk memenuhi syrat itu dibutuhkan lembaga yang independen. kelihatannya hal ini memakan waktu lama.
beberapa ahli juga menganjurkan untuk mengunakan sekaligus agen penyakit fluburung yang pernah di temukan di Indonesia sebagai bahan vaksin tersebut.

tentunya ini semua kembali kepada trial and error. Ada baiknya,minimal mulai bergerak maju untuk segera menyelesaikan lagu lama dan cerita baru ini. mulailah bergerak dengan mengaktifkan para ahli independen yang kebanyak duduk di institusi pendidikan tinggi. para ahli ini kemudian dikumpulkan yang kemudian dibentuk menjadi Tim, dan kemudian Tim itu di press agar dapat di ambil jusnya, kemudian evaluasi dan kemudian menguji evaluasi dengan percobaan lagi yang tentunya semuanya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah