Pengumuman

Tolong follow dan click iklan buat saya jika anda merasa terbantu dengan artikel ini, terimakasih atas kebaikan anda. any comment? send to taringdoberman@yahoo.com

Friday, October 28, 2011

Rabies VS Palembang

Di media kompas pemberitaan ini cukup membuat panas beberapa pejabat,  dan tak kalah hangatnya dikalangan peminat dan profesi yang bersangkutan dengan kesejahteraan hewan.  banyak mencemooh dan banyak juga tidak perduli. 
banyak yang bertentangan dengan  perihal "pembunuhan masal anjing liar" untuk mengurangi resiko rabies dipalembang sebab akan dilaksanakannya SEA Games, sehubungan dengan tindakan  tersebut hanya bersifat sementara, tidak menyelesaikan masalah, bahkan di perberat dengan takut akan pendapat international.,akan menjatuhkan martabat bangsa. 

Kalau kita lihat kebelakang, pendapat bahwa pemusnahan anjing masal itu hanya mengatasi untuk sementara waktu, memang tidak salah.  tapi kalu melihat mengenai kebiasaan di Indonesia, memang selalu begitu.  Baru PMK yang dilakukan sampai tuntas, yang lain masih maju mundur.  tapi kasihannya jika motivasi untuk tidak melakukan atau melakukan sesuatu itu di dapat dari pendapat dunia Internasional.  hal ini secara tidak langsung bangsa ini masih dijajah walaupun sudah merdeka.  jangan lupa, negara maju lebih banyak menghasilkan masalah dan melemparkan ke negara ketiga untuk menyelesaikannya.  tentunya perkembangan pasti akan memakan korban berupa hewan yang mungkin tidak terdengar sampai kesini bahkan tidak perduli kalaupun terdengar sebab pendapat bangsa ini tidak diakui sama takutnya dengan pendapat negara lain ke negara ini.  saya teringat pemusnahan orang-orang indian di suatu negara dengan membagikan selimut yang terkontaminasi dengan patogen, lebih hancur daripada menembaki anjing.  sekarang cuma sejarah yang dapat dikenang.  dan negara tersebut masih aktif di perkumpulan bangsa-bangsa dan menganggap kesalahan itu adalah kesalahan masa lalu, sangat mudah.  intinya mereka mampu berbuat salah dan dengan mudah meminta maaf dan masalah selesai.  jadi jangan takut, ini negara Indonesia yang sekarang masih saya banggakan untuk melakukan sesuatu walau pun itu mungkin dicemooh oleh negara lain sebab sebagian negara maju yang suka mencemooh juga melakukan hal-hal yang lebih tabu.

Rabies perlu ditangulangi dan diberantas, mari ulangi bersama kesuksesan pemusnahan PMK di Indonesia.  tidak perlu takut akan pendapat Internasional.  saya yakin kalau selalu takut akan pendapat Internasional, mungkin kemerdekaan Indonesia mudur berpuluh-puluh tahun. bagitu juga masalah ini bergeraklah karena memang harus bergerak bukan karena manajemen kaget dan manajemen takut.  Lakukan apa yang perlu untuk mengeluarkan borok dari Tubuh Bangsa ini.  kalau cara yang dipergunakan bermartabat dan mampu di banggakan, bersukurlah, kalau tidak juga jangan ragu untuk menjalankan demi kesehatan Bangsa, sebab semuanya akan mendingin dan terlupakan sejalan dengan waktu namun tujuan sudah tercapai dan pada akhirnya setiap langkah ada pro dan kontra tingal membumbuinya seperti negara-negara maju lainhya yang selalu membumbui perilaku tabunya dengan kata-kata yang terlihat logis dan baik.

Tuesday, October 18, 2011

Friday, October 14, 2011

Waspada Keracunan Pada Hewan Peliharaan

Racun memasuki tubuh hewan melalui berbagai macam cara seperti termakan, terserap oleh kulit atau terhirup oleh hewan peliharaan.  Effeknya dapat disalah artikan dengan kejadian penyakit lain.  Selain hal tersebut proses racun tersebut meracuni tubuh  dapat berjalan dalam beberapa detik atau menunggu waktu yang cuku lama sampai racun tersebut terakumulasi terlebih dahulu baru menampakkan gejala keracunan.
Untuk mengetahui hewan kesayangan kita mengalami keracunan atau tidak, ada baiknya anda mengenal effek yang dapat terlihat jika hewan mengalami keracunan.
  1. kejang atau tremor otot.
  2. muntah dan buang kotoran yang kadang disertai dengan darah
  3. Mulut penuh dengan air liur atupun berbusa
  4. Ruam-ruam pada kulit
  5. depresi atau eksitasi mental
  6. Pendarahan
  7. luka/ulcerasi atau lecet pada kulit ataupun mulut
  8. menjilati bagian tubuh secara berlebihan atau mengaruk secara berlebihan pada angota tubuh yang diduga kontak dengan racun
  9. Kebengkakan
  10. peningkatan atau penurunan suhu tubuh

Jika hewan peliharaan anda terlihat kesakitan dan memperlihatkan salah satu gejala diatas maka diajurkan untuk segera menghubungi Dokter Hewan praktek di tempat anda. namun sebelumnya adabaiknya ada melengkapi atau memastikan beberapa informasi yang akan memudahkan Dokter Hewan untuk mengambil langkah-langkah untuk memastikan racun tersebut tidak terus berkontak dengan hewan kesayangan anda.  Informasi yang perlu dipersiapkan adalah:
  1. nama racun yang tertelan, terhirup, atau terkontak 
  2. perkiraan seberapa banyak racun tersebut terpapar atau terkontak
  3. perkiraan  berapa lama  hewan kesayangan anda terkontaminasi oleh racun
  4. berapa berat badan hewan kesayangan anda
  5. dan pengamatan umum lain yang dapat  mengambarkan keadaan situasi hewan kesayangan tersebut

pendapat bahwa racun yang masuk kedalam tubuh harus selalu dikeluarkan melalui mulut dengan cara muntah tidak selalu benar. Sebaiknya jangan memancing muntah tanpa konsultasi Dokter Hewan. sebab pada kasus-kasus keracunan racun tertentu, muntah akan menyebabkan kerusakan oragan tubuh yang lebih parah.  Penaganan racun  untuk ekasus dapat dilakukan dengan pemberian arang aktif, dengan antidota dan dengan pembilasan yang berujung dengan pebuangan racun tersebut baik dengan batuan alat ataupun dengan muntah akibat dirangsang. racun yang terpapar pada bagian luar tubuh (topikal) sebaiknya langsung dibilas dengan air dalam jumlah yang banyak
 
Sebagai peminat hewan sekaligus pemelihara hewan, biasanya ketidak tahuan mengenai jenis-jenis racun yang berada disekitar pemilik hewan yang mampu mencedrakan hewan tersebut dapat berakhir tragis bagi hewan kesayangan anda.  Untuk itu perlu diketahui jenis-jenis bahan apa saja yang dapat digolongkan kepada jenis racun untuk hewan kesayangan ada.  Berikut adalah daftar racun  yang biasa berada dilingkungan rumah tangga 
  1. Antifreeze (Etilena glikol)
  2. Umpan racun
  3. Sisa obat
  4. Racun tikus
  5. Beberapa tanaman semak, dan pohon
  6. Racun pengendalian serangga dan kutu
  7. Racun gulma
  8. Bahan kimia pembersih rumah tangga

Pastikan beberapa jenis barang-barang diatas jauh daripada jangkauan hewan pelihraan anda sehingga hewan peliharaan anda tersebut kecil kemungkinan akan menderita keracunan

Keracunan Obat Pada Kucing dan Anjing

Sering orang menganggap kucing seperti anjing kecil, hal ini salah besar. Kucing bukanlah anjing kecil. ketika mendapati anjing atau kucing kita kesakitan yang cukup menggangu hewan tersebut, kebanyakan orang akan memberikan obat apa yang biasa dipakai oleh manusia untuk menghilangkan rasa sakit layaknya manusia menghilangkan rasa sakit.  hal ini dapat berakibat fatal, khususnya jika diberikan obat yang mengandung aspirin dan asetaminofen.

Secara umum, tidak direkomendasikan  pemberian obat aspirin untuk kucing. Kucing jauh lebih sensitif terhadap aspirin daripada anjing atau manusia. Kucing tidak dapat memetabolisme aspirin secepat anjing (atau manusia), dan dengan demikian, kucing dapat dengan mudah mengalami  overdosis akibat akumulasi obat dalam tubuh.  Kalaupun terpaksa diberikan, Berbeda dengan anjing dan manusia, kucing biasanya diberikan dosis yang lebih kecil pada interval 48-72 jam.

Aspirin adalah golongan obat yang disebut NSAID - Non steroidal anti-inflammatory Drugs, pada anjing dapat menyebabkan efek gastrointestinal, nyeri, perdarahan, dan ulserasi  olehkarena itu biasanya pemberian obat ini pada anjing diberikan berbentuk aspirin salut (aspirin yang diberi lapisan khusus untuk mengurangi effek gastrointestinal). selain itu pemberian Aspirin dapat menyebabkan cacat lahir (teratogenik), jadi tidak direkomendasikan pemberiannya kepada hewan bunting.
Interaksi dengan obat lain juga perlu di perhatikan. terutama interaksi aspirin dengan  cortisones, digoksin, beberapa jenis antibiotik, Fenobarbital, dan Furosemid (Lasix ®) .2
Dalam pemberian obat penghilang rasa sakit, sebaiknya diberikan atau dilakukan oleh dokter hewan, kalaupun situasi tidak memungkinkan untuk demikian setidaknya hubungi Dokter Hewan praktek untuk mendapatkan petunjuk yang akurat tepat sehingga anjing dan kucing anda selamat.
Selain  obat generik diatas pemberian  Tylenol ® dan Advil ® tidak dianjurkan juga untuk diberikan ke anjing dan kucing

Wednesday, October 5, 2011

Rabies, Masihkah Sebagai Ancaman?

Jika merujuk kepada  CDC (Centers for Disease Control and Prevention ):"Setiap tahun di seluruh dunia, kasus rabies mengakibatkan lebih dari 55.000 kematian -. Kira-kira satu kematian setiap 10 menit, Sebagian besar kematian dilaporkan dari Afrika dan Asia dengan hampir 50% dari korban terjadi  pada anak-anak di bawah umur 15 tahun."
- CDC Hari Rabies Dunia

Rabies atau identik dengan sapaan penyakit anjing gila adalah penyakit zoonosis, penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. Rabies disebabkan oleh  virus yang dapat menginfeksi semua mamalia, termasuk manusia. Paling umum, rabies ditemukan pada karnivora (pemakan daging hewan) dan kelelawar pemakan serangga.

Rabies berasal dari bahasa Latin, "to rage". Gambar klasiknya adalah seekor kelinci liar dengan busa di mulut yang siap menyerang apasaja dan segalanya (rabies marah).  tahap rabies lain adalah "rabies bodoh", halyang terlihat adalah hewan akan terlihat diam, namun mengeluarkan salivasi yang banyak dan akan mengalami kelumpuhan.

Penyebaran rabies biasanya melalui luka gigitan sebab virus ini hidup dalam air liur hewan yang terinfeksi, dan di masukkan ke dalam jaringan korban setelah korban mengalami gigitan. selain itu virus juga dapat menyebar melalui luka terbuka yang terkontaminasi oleh air liur yang mengadung virus rabies, atau air liur yang terinfeksi yang terpercik kedalam mata, atau selaput lendir lainnya.  penularan yang jarang terjadi melalui aerosol yang terpapar dengan virus rabies, misalnya jika gua yang dimasuki dihuni oleh kelelawar yang menderita rabies.

Ketika Anda Tergigit Anjing, Kucing, atau Hewan Kesayangan Lainnya

Ketika anda tergigit anjing, kucing, atau hewan kesayangan lainnya, hal pertama  yang paling di kawatirkan adalah rabies.  Rabies adalah penyakit serius yang termasuk dalam golongan penyakit zoonosis yaitu penyakit dapat ditularkan dari hewan ke manusia, dalam banyak kasus hampir selalu berakibat fatal.
apa bila anda sudah  tergigit, segeralah mencuci luka bekas gigitan dengan air sabun dan membersihkan luka dengan cermat dan kemudian mendatangi rumah sakit terdekat untuk mendapatkan vaksin rabies dan suntikan anti tetanus. selain menangani korban, hewan yang melakukan pengigitan harus dilakukan isolasi atau pengurungan untuk mengamati kondisi dari hewan tersebut kuranglebih 10 hari setelah gigitan.  jika hewan tersebut dalam 10 hari masih hidup dan sehat, berarti rabies bukan penyebab dari gigitan anjing tersebut yang berarti juga anda tidak terancam terkena rabies. pada periode pengurungan tersebut, anjing tidak boleh diberikan vaksin rabies untuk menghindari efek samping dari vaksinasi. jika dalam periode tersebut kondisi hewan di dapati semakin menurun dan sakit, segera koordinasikan dengan dokter hewan praktek atau dokter hewan yang bekerja di pemerintahan.  biasanya tidakan selanjutnya adalah penegakkan diagnosa rabies dengan pengiriman otak atau keseluruhan kepala untuk di analisa lebih lanjut.  tapi ini semua berlaku untuk hewan yang hidup sebagai hewan peliharaan.  jika kasus gigitan di lakukan oleh hewan liar, segera laporkan ke Dokter Hhewan pemerintahan untuk segera di tidurkan dan dilakukan tes yang dapat digunakan sebagai sumber informasi keberadaan rabies di hewan tersebut tanpa menunggu masa kurungan seperti diatas.  untuk hewan peliharaan yang telah mendapatkan vaksin rabies, tetap dilakukan analisa terhadap rabies jika hewan tersebut mengigit orang lain.

Monday, October 3, 2011

Prediksi Banyaknya Air Untuk Ayam

Banyaknya pakan yang dibutuhkan oleh unggas berhubungan secara langsung dengan berat burung. sedangkan banyaknya air yang dibutuhkan oleh ayam berkaitan langsung dengan banyaknya pakan yang dikonsumsi dan temperatur atau suhu udara. selain melalui minuman, air yang diperoleh oleh ayam di peroleh bersamaan saat mengkonsumsi makanan. oleh sebab itu semua peralatan pemberian air sebaiknya dilakukan secara otomatis sehingga ayam dapat meminumnya setiap saat. Pada kondisi tertentu misalnya pada suhu udara yang melebihi 30 ° C atau (87 ° F), konsumsi air dapat meningkat 50% di atas tingkat konsumsi ayam normal. hal ini disebabkan karena tidak dapat mengeluarkan keringat sebagai sarana untuk mengatur suhu tubuh. Cara ayam untuk mengontrol suhu tubuhnya dengan meningkatkan tingkat pernapasan ayam tersebut yang terlihat dengan perilaku terengah-engah dari ayam untuk mengeluarkan panas berlebih tersebut. perilaku terengah-engah ini akan melepaskan sejumlah besar uap air dari burung yang harus segera diganti untuk menghindari dehidrasi. perkiraan konsumsi air sehari-hari dari 1000 ayam broiler pada berbagai tahap pertumbuhan pada suhu 32°C untuk umur: 1. 1-4 minggu kebutuhan air berkisar antara 50 - 415 liter/1000ayam/hari 2. 5-8 minggu kebutuhan air berkisar antara 550-770 liter/1000ayam/hari untuk kebutuhan air ayam golongan laying hens, pullets, and broiler breeders, untuk berat tertentu dapat di lihat dibawah ini 1. laying Hens berat antara 1,6-1,9 kg membutuhkan air berkisar antara 180-320 L/1000ayam/hari 2. Pullets berat antara 0.05-1,5 kg membutuhkan air berkisar antara 30-180 L/1000ayam/hari 3. Broiler breeders berat antara 3,0-3,5 kg membutujkan air berkisar antara 180-320 L/1000ayam/heri

Panduan Nutrisi Anjing

buku berisi 98 lembar, berisi tentang informasi detail namun mudah di pahami mengenai nutrisi yang tepat buat anjing, termasuk landasan pemikiran logis untuk mengambil keputusan yang cepat dan tepat untuk anjing kesayangan anda. Dapatkan di toko buku terdekat.

Anatomi Kuda

Anatomi Kambing



Anatomi Kambing

Sunday, October 2, 2011